So’E, RakyatNTT.ID – So’E Generation FC resmi keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Bupati TTS Cup II Tahun 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Putra Oebesa (PO) FC dengan skor 2-1 pada laga final yang berlangsung di Stadion Kobelete, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (12/8/2026).

Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Putra Oebesa FC yang berstatus sebagai juara Bupati TTS Cup 2025 tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada SoE Generation FC.

PO FC bahkan berhasil mencetak gol lebih dahulu dan unggul 1-0 pada awal pertandingan. Kondisi tersebut membuat SoE Generation FC harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan lawan.

SoE Generation sendiri diperkuat sejumlah pemain berkualitas yang mayoritas menjadi tulang punggung Perss SoE dalam ajang El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025. Dengan komposisi tersebut, SoE Generation mampu menunjukkan permainan dominan sepanjang laga.

Namun, ketangguhan PO FC membuat SoE Generation tidak mudah mencetak gol. Hingga pertandingan memasuki babak kedua, Putra Oebesa masih mampu mempertahankan keunggulannya.

Memasuki paruh kedua pertandingan, SoE Generation FC meningkatkan tekanan dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan untuk terus menekan hingga akhirnya gol penentu kemenangan tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.

Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan selesai dan memastikan SoE Generation FC mengangkat trofi Bupati TTS Cup II 2026.

Atas keberhasilan tersebut, Soe Generation FC berhak membawa pulang piala bergilir, piala tetap, medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Putra Oebesa FC yang harus puas menjadi runner-up mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebesar Rp8 juta.

Posisi ketiga ditempati Kobelete FC yang memperoleh piala dan uang pembinaan senilai Rp6 juta. Sementara SBO FC berada di peringkat keempat dengan hadiah sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp4 juta.

Selain penghargaan bagi tim, panitia juga memberikan penghargaan individu. Steven Taek dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, sedangkan gelar top skor diraih Kevin Nitbani dari SoE Generation FC.

Rando Lioe: Kemenangan Berkat Kerja Keras dan Disiplin

Manager Soe Generation FC, Rando Lioe, menyebut keberhasilan timnya menjadi juara merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta persiapan matang yang dilakukan para pemain.

“Ini hasil keringat dan disiplin dari para pemain, sehingga kita bisa persembahkan yang terbaik. Selama mereka latihan, bisa bertanggung jawab untuk sampai pada tahap ini, memang kita sudah siap untuk juara,” ujar Rando.

Menurutnya, tim telah mempersiapkan berbagai aspek menjelang pertandingan final, mulai dari latihan, taktik permainan hingga kondisi fisik pemain.

Rando mengakui Putra Oebesa FC merupakan lawan yang berat. Namun, kesiapan Soe Generation FC menjadi salah satu faktor penting yang membawa mereka keluar sebagai pemenang.

“Karena memang lawan yang PO FC ini cukup berat juga. PO terbaik dalam pertandingan ini tetapi kami lebih siap juara sehingga kami menang,” katanya.

Bupati TTS Apresiasi Panitia, Wasit dan Suporter

Penutupan Bupati TTS Cup II 2026 berlangsung lancar meski sempat terjadi sejumlah kondisi yang kurang kondusif selama kegiatan. Situasi tersebut berhasil diredam oleh pihak keamanan sehingga rangkaian penutupan dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutan penutupan, Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, jajaran Polres TTS yang mengamankan kegiatan, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.

“Terima kasih karena telah menjaga komitmen untuk menjunjung tinggi fair play. Anda semua telah membuktikan bahwa masyarakat TTS adalah masyarakat yang cinta damai dan tahu cara menikmati olahraga dengan cara yang bermartabat,” ungkap Eduard.

Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada para wasit dan seluruh perangkat pertandingan. Menurutnya, tugas wasit tidak mudah karena harus mengambil keputusan di tengah atmosfer pertandingan yang penuh tekanan.

Pada laga final, Juan Nomleni bertindak sebagai wasit utama dengan dibantu Rico Lopo dan Ronal Lawai sebagai asisten wasit. Sementara Musa Tausu bertugas sebagai wasit cadangan.

“Di tengah atmosfer pertandingan yang panas dan penuh tekanan, kalian telah berdiri teguh di garis depan untuk menjaga netralitas, memastikan menegakkan keadilan aturan di lapangan. Keberhasilan turnamen ini membuktikan bahwa wasit-wasit kita memiliki integritas yang tinggi,” kata Eduard.

Juara Bupati TTS Cup Diproyeksikan untuk Tim TTS

Kepada para pemain dan suporter, Bupati Eduard mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari olahraga. Ia meminta SoE Generation FC tidak cepat berpuas diri setelah berhasil meraih gelar juara.

Ia berharap trofi tersebut menjadi motivasi bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Jangan cepat berpuas diri, jadikan piala ini sebagai motivasi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, baik di level provinsi maupun nasional,” pesannya.

Sementara bagi tim yang belum berhasil menjadi juara, Eduard meminta para pemain tidak berkecil hati dan menjadikan hasil turnamen sebagai pengalaman untuk berkembang.

“Kegagalan hari ini adalah kesuksesan yang tertunda,” ujarnya.

Bupati TTS yang juga menjabat sebagai Ketua KONI TTS menambahkan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaring pemain-pemain terbaik.

Pemerintah dan KONI TTS akan melihat potensi pemain dari turnamen tersebut untuk dipersiapkan memperkuat tim Kabupaten Timor Tengah Selatan pada El Tari Memorial Cup (ETMC) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Dengan demikian, kemenangan SoE Generation FC di Bupati TTS Cup II 2026 sekaligus menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola TTS dalam mempersiapkan talenta terbaik menuju kompetisi tingkat regional. (rnc26)