Kehadiran hunian tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup penerima manfaat dan keluarganya.

Rumah yang aman dan nyaman dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

Brantas Abipraya Bangun 727 Unit

Dian menambahkan, kualitas konstruksi dan tata kelola menjadi bagian penting dalam setiap penugasan yang dijalankan perusahaan, khususnya proyek yang berkaitan dengan program strategis pemerintah.

“Setiap proyek yang kami bangun bukan sekadar menghasilkan bangunan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Karena itu, Brantas Abipraya senantiasa mengedepankan profesionalisme, kualitas konstruksi, serta tata kelola yang baik dalam setiap penugasan pemerintah,” ujarnya.

Kontribusi Brantas Abipraya dalam program tersebut berlangsung sejak penyerahan hunian tahap I hingga tahap V.

Pada tahap I, perusahaan membangun 130 unit. Kemudian tahap II sebanyak 217 unit, tahap III sebanyak 81 unit, tahap IV sebanyak 157 unit, dan tahap V sebanyak 142 unit.

Dengan demikian, total kontribusi Brantas Abipraya dalam pembangunan rumah khusus bagi warga eks pejuang Timor-Timur mencapai 727 unit.