Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pemerintah daerah akan mendorong pengembangan kelompok tani yang telah terbentuk sekaligus memanfaatkan lahan-lahan yang masih tersedia.
Melkisedek menilai peningkatan produksi dapat dilakukan secara bertahap dengan memperbaiki pola pengelolaan, meningkatkan produktivitas serta memperluas lahan pertanian secara konsisten.
Kunjungan Menteri Pertanian jadi Motivasi
Sekda juga menyinggung kunjungan Menteri Pertanian RI yang sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional ke Kabupaten Alor beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting karena pemerintah pusat dapat melihat langsung potensi pertanian sekaligus kondisi masyarakat di daerah.
Kunjungan itu tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga peninjauan langsung ke lahan pertanian dan dialog dengan masyarakat.
“Seorang Menteri bisa datang langsung ke kebun-kebun, melihat tanaman ubi, pisang dan komoditas pertanian lainnya, kemudian berdialog langsung dengan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa potensi pertanian yang kita miliki mendapat perhatian sampai ke tingkat pemerintah pusat,” ungkapnya.
Perhatian tersebut, kata Melkisedek, harus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat untuk semakin serius mengembangkan sektor pertanian.
Alor Timur Punya Potensi 1.600 Hektare
Selain pengembangan pertanian yang dilakukan kelompok masyarakat, Pemerintah Kabupaten Alor juga melihat peluang pengembangan kawasan pertanian dalam skala lebih luas, khususnya di wilayah Alor Timur.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan