Kupang, RakyatNTT.ID – Setelah kembali dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bank NTT kini gencar melakukan sosialisasi untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, terlebih pelaku UMKM.

Kepada wartawan, Rabu (12/8/2026), Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong mengatakan bahwa sebelum KUR disalurkan, perlu ada upaya sosialisasi lebih kencang yang melibatkan semua unsur. Sosialisasi dimaksudkan untuk memperkuat literasi keuangan bagi masyarakat.

“Literasi keuangan masyarakat NTT masih rendah dibandingkan nasional. Padahal literasi keuangan merupakan pintu masuk yang efektif untuk memulai sesuatu, termasuk soal bagaimana memanfaatkan KUR,” ujar Alo Geong didampingi Rahmat Saleh (Direktur SDM dan Operasional) dan Endri Wardono (Kadiv Kredit Mikro, Kecil dan Konsumer).

“Sebelum sampai ke kredit, masyarakat harus punya tabungan, punya usaha, bisa manage usaha, bisa melakukan aktivitas transaksi, dan lain-lain. Jangan sampai kita masuk ke kredit, masyarakat ternyata belum punya literasi sama sekali tentang keuangan,” ungkapnya lagi.

Menurut Alo Geong, tanggungjawab untuk memperkuat literasi keuangan bagi masyarakat sebenarnya bukan hanya tugas perbankan. Semua unsur, termasuk organisasi politik, bisa bersinergi dengan perbankan untuk melaksanakan tugas ini.