“Kami sudah bertemu Uskup Agung Kupang, Ketua Sinode GMIT, Ketua NU. Dan besok, sosialisasi selain di Golkar juga di NU. Ini bagian dari meningkatkan literasi keuangan,” sebut Alo Geong.

Menurut Alo Geong, tanpa kolaborasi dengan berbagai unsur, Bank NTT tentu kesulitan menjangkau banyak orang. Dengan demikian, sosialisasi dengan melibatkan organisasi apa saja, merupakan teknik Bank NTT agar produk keuangannya bisa diketahui banyak orang. Apalagi bisnis terikat dengan timeline.

“Kalau kita jalan satu-satu, tidak efektif. Tapi kalau melibatkan lembaga organisasi seperti partai, pasti efektif karena setiap parpol atau anggota parpol punya simpatisan. Parpol juga punya UMKM binaan dan ini membuat kita tidak bekerja sendirian,” pungkasnya. (rnc)