Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Karena itu, penguatan usaha tenun dinilai dapat memberikan dua manfaat sekaligus, yakni menjaga keberlangsungan budaya dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
PERI NTT memandang perempuan sebagai salah satu penggerak penting ekonomi desa. Berbagai keterampilan yang dimiliki perempuan, mulai dari menenun hingga mengembangkan produk lokal lainnya, dinilai perlu mendapatkan ruang promosi dan akses pasar.
Pelestarian budaya pun tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
PRI dan PERI NTT Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Dalam kunjungan ke Desa Tubu, Actry didampingi jajaran DPD PRI NTT, di antaranya Ketua DPD PRI NTT Vicoas Amalo, Sekretaris DPD PRI NTT Bunggati Umbu Weni, Bendahara DPD PRI NTT Andyos Manu, serta jajaran DPC PRI Kabupaten TTU.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya PRI dan PERI NTT untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung potensi yang dimiliki desa.
Bagi PERI NTT, kehadiran di tengah masyarakat menjadi penting agar berbagai persoalan dan potensi ekonomi dapat dilihat secara langsung, bukan hanya melalui laporan atau pertemuan formal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan