Bencana tersebut menyebabkan korban jiwa serta kerusakan pada rumah warga, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, perkantoran, dan sejumlah fasilitas umum.

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Korban tercatat tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka tiga orang, Ngada satu orang, dan Ende satu orang.

Selain korban jiwa, sebanyak 346 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 157 rumah rusak berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga tercatat pada 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam kantor, serta sejumlah fasilitas umum lainnya.

Dampak tersebut turut meningkatkan kebutuhan warga terhadap tempat tinggal sementara, makanan, air minum, obat-obatan, perlengkapan perempuan, kebutuhan bayi dan anak-anak, serta kebutuhan dasar lainnya.

Gerindra NTT Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

Fernando mengatakan DPD Partai Gerindra NTT akan berkoordinasi dengan seluruh jajaran partai untuk memastikan bantuan senilai Rp1 miliar tersebut segera disalurkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.