Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Di tengah kondisi fiskal yang memprihatinkan akibat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD), Pemerintah Nusa Tenggara Timur kini sedikit bernapas lega. Pasalnya, Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menggelontorkan tambahan anggaran sebesar Rp17,4 Miliar dari total Rp20,5 triliun yang diperuntukan bagi 497 pemerintah daerah se-Indonesia.
Anggaran ini diperuntukan bagi Pemda yang mengalami masalah fiskal dan kesulitan membayar gaji PNS serta PPPK, sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
Gubernur NTT Melki Laka Lena kepada wartawan, Senin (10/8/2026) malam, mengatakan tambahan anggaran tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi pemerintah dan masyarakat NTT. Sebab perhatian pemerintah pusat tidak hanya untuk Pemprov, tetapi juga untuk 22 kabupaten/kota se-NTT.
“Di tengah kondisi NTT yang hari ini tidak mudah, ditambah tekanan fiskal yang sulit, kami mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pak Presiden Prabowo Subianto melalui Menkeu dan Mendagri dengan memberikan tambahan DAU,” ujar Melki Laka Lena.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat tersebut menunjukkan kepedulian Presiden Prabowo terhadap daerah, khususnya NTT yang membutuhkan dukungan fiskal untuk menjalankan pemerintahan dan berbagai program pembangunan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi NTT, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan kepedulian terhadap kami, pemerintah dan masyarakat Provinsi NTT,” ungkapnya.
Kado Istimewa
Melki menyebut tambahan DAU tersebut bukan sekadar tambahan anggaran, tetapi juga menjadi kabar baik bagi NTT menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
“Ini kabar gembira dan kado istimewa untuk kami, pemerintah dan masyarakat Provinsi NTT menjelang 17 Agustus 2026,” ujar Melki.
Melki juga menyampaikan terima kasih kepada Menkeu dan jajaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia juga Mendagri dan jajaran Kementrian Dalam Negeri yang telah memproses dan menyalurkan tambahan anggaran tersebut kepada pemerintah daerah.
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, tambahan DAU tersebut datang ketika ruang fiskal daerah menghadapi tantangan. Karena itu, perhatian pemerintah pusat dinilai penting untuk menjaga kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pelayanan publik dan menjalankan agenda pembangunan.
Melki mengatakan dukungan tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan pembangunan di NTT.
Rincian Penambahan DAU
- Provinsi NTT: Rp17,415 miliar.
- Kabupaten Alor : Rp156,064 miliar.
- Kabupaten Belu : Rp12,118 miliar.
- Kabupaten Ende : Rp13,579 miliar.
- Kabupaten Flores Timur : Rp48,389 miliar.
- Kabupaten Kupang : Rp174,377 miliar.
- Kabupaten Lembata : Rp46,414 miliar.
- Kabupaten Manggarai : Rp44,147 miliar.
- Kabupaten Ngada : Rp23,815 miliar.
- Kabupaten Sikka : Rp65,726 miliar.
- Kabupaten Sumba Barat : Rp44,974 miliar.
- Kabupaten Sumba Timur: Rp10,300 miliar.
- Kabupaten Sumba Barat Daya : Rp83,331 miliar.
- Kabupaten Sumba Tengah : Rp70,194 miliar.
- Kabupaten Timor Tengah Selatan : Rp73,182 miliar.
- Kabupaten Timor Tengah Utara : Rp27,995 miliar.
- Kabupaten Rote Ndao : Rp36,407 miliar.
- Kabupaten Manggarai Barat : Rp24,656 miliar.
- Kabupaten Nagekeo : Rp28,190 miliar.
- Kabupaten Manggarai Timur : Rp22,246 miliar.
- Kabupaten Sabu Raijua Rp16,108 miliar.
- Kabupaten Malaka : Rp62,613 miliar.
- Kota Kupang :Rp8,078 miliar. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan