Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menyalurkan bantuan untuk tanggap darurat gempa di Flores. Pemprov mencairkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang bersumber dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Sebelumnya Pemprov NTT telah mengirimkan bantuan awal berupa logistik yang diantar ke Flores menggunakan 17 truk.
Sekretaris BPBD NTT, Yohanes Taka Dosi mengatakan anggaran Rp1,5 miliar diajukan ke Badan Keuangan Provinsi NTT untuk membiayai kebutuhan penanganan darurat selama kurang lebih 14 hari.
Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional personel di lapangan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa.
“Pencairan BTT Rp1,5 miliar bukan berarti anggaran tersebut menjadi batas maksimal penanganan bencana sepanjang tahun anggaran 2026,” ujar Yohanes Taka Dosi, Selasa (19/8/2026).
Yohanes menambahkan, pemda masih dapat mengajukan tambahan anggaran apabila dana BTT Rp1,5 miliar tidak mencukupi kebutuhan penanganan darurat gempa Flores. Pengajuan tambahan dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi bencana dan kebutuhan masyarakat.
Selain menggunakan anggaran pemerintah, Pemprov NTT juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak lain yang ingin membantu korban gempa Flores. Pemprov NTT secara resmi membuka rekening donasi melalui Badan Keuangan Provinsi di Bank NTT. Rekening tersebut telah disebarluaskan agar masyarakat maupun pihak lain dapat menyalurkan bantuan melalui jalur resmi pemerintah.
Pemprov NTT, lanjut Yohanes, akan terus menyesuaikan dukungan anggaran dengan perkembangan kondisi bencana serta arahan Gubernur NTT.
Dukungan tersebut mencakup anggaran pemerintah provinsi maupun bantuan dari pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Pemerintah provinsi akan senantiasa ketika kondisi seperti ini, maka alokasi anggarannya sesuai dengan arahan Bapak Gubernur. Baik itu oleh pemerintah provinsi, kemudian bantuan dari pusat, itu dipastikan bahwa itu ada untuk masyarakat,” ujarnya.
Bantuan Awal Pemprov
Pemprov NTT telah mengirimkan bantuan awal berupa logistik yang diantar ke Flores menggunakan 17 truk. Bantuan tersebut dikoordinasikan oleh BPBD NTT dan akan didistribusikan ke berbagai wilayah terdampak.
“Ini bantuan pertama dari provinsi, dan kami lagi siapkan lagi bantuan kedua dan seterusnya,” kata Gubernur Melki Laka Lena usai upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/8/2026).
Selain bantuan dari Pemprov NTT, dukungan juga terus berdatangan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah lain, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi, serta berbagai elemen masyarakat dari seluruh Indonesia.
Gubernur menyebutkan, Presiden RI Prabowo Subianto juga sebelumnya telah mengirimkan bantuan, disusul dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga. Bantuan juga datang dari Jawa Tengah berupa 7 truk logistik yang disertai tenaga medis, serta dukungan dari NTB, Bali, dan Jawa Timur. Dukungan dari berbagai daerah tersebut mencakup bantuan logistik maupun tenaga untuk memperkuat tim penanganan di lapangan.
Pemprov NTT, lanjut Gubernur, saat ini terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi akibat gempa, baik terhadap rumah warga maupun fasilitas publik. Pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan dan pemulihan setelah masa tanggap darurat. (rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan