Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Anak-anak harus mulai berpikir, besok saya mau menjadi apa? Apa cita-cita saya? Apa yang harus saya lakukan hari ini untuk mencapai cita-cita itu? Guru harus mampu menanamkan harapan kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan,” ujarnya.
Menurut Bupati, keberhasilan tidak datang secara instan. Diperlukan proses, kedisiplinan, kemauan belajar, dan kerja keras untuk mencapai tujuan.
Ia juga mengingatkan siswa agar rajin membantu orang tua, menghormati guru, menjaga pergaulan, serta menjauhi minuman keras (miras).
Para siswa juga diminta menghindari kebiasaan keluyuran pada malam hari dan berbagai aktivitas yang tidak memberikan manfaat bagi masa depan.
“Kalau ingin berhasil, harus belajar dan bekerja keras. Jangan menghabiskan masa muda dengan hal-hal yang merusak masa depan. Rajin membantu orang tua, hormati guru, jaga pergaulan, dan mulai berpikir tentang cita-cita,” pesannya.
Pendidikan Berkaitan dengan Pembangunan Sektor NTT
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kanisius turut menjelaskan arah pembangunan Kabupaten Lembata bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, S.Sos.
Salah satu fokus pembangunan daerah adalah penguatan sektor Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan memiliki hubungan erat dengan pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan