Cerita yang sebelumnya hanya diwariskan melalui tuturan antargenerasi kini mulai ditulis dan diarsipkan dalam bentuk digital.

Dokumentasi tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga keberadaan cerita rakyat lokal agar dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Bagi mahasiswa KKN-PPM UGM, dokumentasi tersebut bukan hanya bagian dari promosi wisata, tetapi juga bentuk pelestarian identitas masyarakat Kabola.

Dengan tersedianya arsip digital, cerita rakyat tidak hanya dapat dinikmati oleh masyarakat lokal, tetapi juga berpotensi dikenal oleh masyarakat dari luar Alor.

Promosi Wisata Dikemas Lebih Personal

Keunikan lain dari program SELAMI ALOR KABOLA terletak pada pendekatan sensory marketing dan narasi personal dalam pengemasan paket ekowisata.

Promosi tidak hanya menyajikan daftar tempat wisata atau informasi teknis. Konten dibuat dengan pendekatan yang lebih personal sehingga calon wisatawan seolah mendapatkan undangan untuk mengenal Kabola secara lebih dekat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman yang lebih emosional bagi calon pengunjung sebelum mereka benar-benar datang ke lokasi.

Website juga membuka ruang komunikasi langsung antara pengelola atraksi wisata dengan calon wisatawan sehingga informasi maupun kebutuhan wisata dapat dikomunikasikan tanpa harus selalu melalui pihak perantara.

Diharapkan Berlanjut Setelah KKN Berakhir

Mahasiswa KKN-PPM UGM Alor Carita 2026 berharap SELAMI ALOR KABOLA tidak berhenti setelah masa pelaksanaan KKN selesai.