Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menggenjot program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.
Tahun ini, Pemkab SBD menargetkan pengerjaan sebanyak 1.015 unit rumah layak huni yang bersumber dari berbagai anggaran, baik pemerintah pusat, pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) SBD, John Umbu Deta, mengatakan kebutuhan rumah layak huni di wilayah SBD masih cukup besar, yakni mencapai sekitar 42.000 unit.
“Jadi dari sekitar 42.000 kebutuhan rumah layak huni, tahun ini kita mengerjakan 1.015 unit. Sebanyak 750 unit bersumber dari APBN, 255 unit dari APBD II, dan 10 unit dari APBD I provinsi,” kata John kepada RakyatNTT.ID usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Kabupaten SBD, Rabu (19/8/2026) siang.
John menjelaskan, khusus program rumah layak huni yang ditangani langsung oleh Pemkab SBD sebanyak 265 unit.
Dari jumlah tersebut, realisasi keuangan telah mencapai 93 persen, sedangkan realisasi fisik masih berada di angka 34 persen.
Selain pembangunan rumah layak huni, Pemkab SBD juga menjalankan program pemasangan meteran listrik bagi masyarakat di sejumlah wilayah.
John menyebutkan, sebanyak 1.184 unit rumah menjadi sasaran pemasangan meteran listrik.
“Untuk pemasangan meteran di 1.184 unit di sejumlah wilayah di Sumba Barat Daya, kalau progresnya hari ini sudah 92 persen,” ujar John.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, sekaligus memastikan rumah yang telah dibangun atau ditempati masyarakat mendapatkan akses listrik.
Program rumah layak huni dan pemasangan meteran tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat SBD, terutama bagi warga yang masih tinggal di rumah dengan kondisi yang belum memenuhi standar kelayakan. (rnc29)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan