Larantuka, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara virtual melalui tayangan video resmi membuka Job Fair II Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), memperluas kesempatan kerja, sekaligus mengembangkan sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Timur.

Flores Timur Dipercaya jadi Tuan Rumah Job Fair II NTT 2026

Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah menunjuk Kabupaten Flores Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Job Fair II Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja.

“Job Fair merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

Selain Job Fair, Festival Bale Nagi juga menjadi panggung promosi kekayaan budaya Lamaholot, mulai dari seni pertunjukan, musik tradisional, tarian, kuliner, tenun ikat, hingga berbagai produk ekonomi kreatif dan potensi unggulan Flores Timur.

Festival Bale Nagi Angkat Budaya Lamaholot

Mengusung tema “Milenial Keru-Baki: Torang Semua Bersaudara”, Festival Bale Nagi diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Flores Timur sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dan sektor pariwisata.

Bupati mengajak generasi muda memanfaatkan Job Fair sebagai kesempatan meningkatkan kompetensi dan membangun masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan terhadap budaya lokal.

Kemenpar: Festival jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Ketua Tim Event Daerah Wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua Kementerian Pariwisata RI, Joko Suharbowo, menilai Festival Bale Nagi bukan sekadar perayaan budaya, tetapi menjadi media regenerasi identitas masyarakat Flores Timur.

Ia menyebut Flores Timur memiliki modal besar berupa keindahan alam, seni pertunjukan, musik tradisional, kuliner khas, hingga tenun ikat Lamaholot yang memiliki nilai budaya tinggi.

Menurutnya, pembangunan destinasi wisata tidak hanya bertumpu pada panorama alam, tetapi juga pada cerita, pengalaman, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga tradisi.

Joko menambahkan, penyelenggaraan event seperti Festival Bale Nagi mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari akomodasi, transportasi, restoran, UMKM, hingga ekonomi kreatif, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Ia berharap Festival Bale Nagi terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memperkuat citra pariwisata Flores Timur dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Gubernur NTT: 40 Perusahaan Tawarkan Peluang Kerja

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Job Fair II Tingkat Provinsi NTT merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas tenaga kerja di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menawarkan peluang kerja di berbagai sektor, seperti:

  • Perhotelan
  • Perdagangan
  • Jasa
  • Industri
  • Kesehatan
  • Teknologi Informasi
  • Penempatan kerja legal di luar negeri

“Kesempatan ini menjadi peluang besar bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi dan minatnya,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan tantangan ketenagakerjaan hanya dapat diatasi melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan tenaga kerja yang adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Gubernur juga mengajak para pencari kerja terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan semangat belajar agar mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Dihadiri Berbagai Pemangku Kepentingan

Pembukaan Job Fair II Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 dan Festival Bale Nagi 2026 dihadiri oleh Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen, Ketua Tim Event Daerah Kementerian Pariwisata RI Joko Suharbowo, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Wilayah NTT Wilfridus Sabon Tawa, Ketua DPRD Flores Timur Albertus Ola Sinuor, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT Yosef Rasi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lembata, unsur Forkopimda, BPJS Ketenagakerjaan, kepala perangkat daerah se-NTT, pelaku UMKM, dunia usaha, serta masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Job Fair II dan Festival Bale Nagi, Pemerintah Provinsi NTT berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing SDM, memperkuat sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)