oleh: Robert Kadang

Dia berani melangkah. Dari seorang karyawan menjadi wirausaha. Lalu menorehkan segudang pengalaman. Di bidang apa saja, ya tenaga kerja, entrepreneur, business builder, penulis, dan penggerak pemberdayaan masyarakat. Berdedikasi, visioner dan professional.

Sosok itu adalah Ir. Fransiscus Go, S.H. Berasal dari Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur. Ia membangun dan mengembangkan sejumlah usaha dalam bidang property management, pendidikan profesional, layanan kesehatan, pengelolaan pusat perbelanjaan, food and beverage, pertanian terpadu, serta healthy lifestyle.

Dalam bincang-ringannya dengan jurnalis RakyatNTT.id, Robert Kadang, di akhir pekan bulan Agustus 2026 ini, Fransiscus Go memaparkan, melalui GMT Property Management dan GMT Institute, ia mendorong pengelolaan properti yang profesional, efisien, berbasis teknologi, dan mampu menjaga nilai aset.

Dan, melalui jaringan KJP Medical Center serta Millway.id, ia mengembangkan ekosistem yang menghubungkan layanan kesehatan dengan edukasi dan perubahan gaya hidup sehat. Sementara itu, Wihrasa, Sayur Kendal, Kantin Kendal, Nara Kupu Village, dan Nara Kupu Jogja, menjadi bagian dari upayanya membangun usaha riil yang menciptakan pekerjaan, mendukung ketahanan pangan, dan menggerakkan ekonomi lokal.

Komitmen sosialnya diwujudkan melalui Yayasan Felix Maria Go, gerakan BAJAGA, dan gagasan TUMHIHO – Tumbuh Mandiri, Hidup Terhormat – yang menekankan bahwa bantuan terbaik bukanlah bantuan yang menciptakan ketergantungan, melainkan yang membuat masyarakat mampu berdiri di atas kaki sendiri. Karena dedikasinya itu pula, telah berdampak positif bagi banyak kalangan. Setidakntya Fransiscus Go ingin menekankan, bahwa hidupnya berguna buat orang lain.

Sebagai alumni PPRA XLIX Lemhannas RI dan penulis buku: “Mengakhiri Era Tenaga Kerja Murah”, “Jembatan Emas Angkatan Kerja Indonesia” serta “Berani Melangkah” (dari Karyawan Menjadi Wirausaha), Fransiscus Go konsisten menyuarakan pentingnya pendidikan, kompetensi, kewirausahaan, kesehatan, dan kerja nyata sebagai fondasi kemajuan masyarakat dan pembangunan Indonesia. Namun, di balik kesuksesannya, ia tetap sosok yang sederhana dan dekat dengan semua kalangan. (*)