Dalam bidang penanganan stunting, Sabu Raijua ditetapkan sebagai salah satu dari 197 kabupaten/kota berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Pada 2025, Sabu Raijua juga meraih peringkat pertama tingkat NTT.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, Sabu Raijua berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama dua tahun berturut-turut, yakni 2025 dan 2026.

Sementara di bidang olahraga, atlet Sabu Raijua meraih 20 medali pada Kejuaraan Daerah Atletik di Kota Kupang 2026. Perolehan tersebut terdiri dari 3 emas, 8 perak, dan 9 perunggu.

Program Nasional Turut Diperkuat di Sabu Raijua

Sejumlah program strategis nasional juga berjalan di Sabu Raijua.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dijalankan melalui dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan total 5.437 penerima manfaat.

Untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah daerah memberikan dukungan pembangunan gerai kepada 11 koperasi, mempercepat pembangunan 19 koperasi, serta memfasilitasi lahan bagi 33 koperasi lainnya.

Sementara program Sekolah Rakyat didukung melalui penyediaan lahan seluas 9,02 hektare yang telah berstatus clear and clean dan kini masih menunggu proses penetapan pemerintah pusat.