Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sabu Raijua juga memperoleh dukungan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari pemerintah pusat pada 2026 dengan anggaran sekitar Rp170 miliar.
Dana tersebut diarahkan untuk meningkatkan Rumah Sakit Daerah dari Kelas D menjadi Kelas C melalui pembangunan gedung baru beserta perlengkapannya.
3. Sarai Berdaya Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Sektor pertanian, peternakan, kelautan, dan perikanan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pada 2025, produksi komoditas pertanian meningkat signifikan dari 8.050 ton menjadi 27.604 ton.
Pemerintah juga terus menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian, handtraktor, pompa air, hingga kawat duri yang pada 2026 direncanakan mencapai 4.000 roll.
Di sektor peternakan, populasi ternak besar meningkat 3 persen atau sekitar 390 ekor. Sementara ternak kecil dan unggas meningkat 5 persen atau 8.816 ekor.
Capaian lain terlihat dari penurunan kasus penyakit hewan menular dari 1.479 kasus pada 2025 menjadi 296 kasus hingga Juli 2026.
Untuk sektor kelautan, pemerintah telah melakukan revitalisasi 45 hektare dan rehabilitasi 10 hektare tambak garam. Pemkab juga merencanakan pembangunan tambak udang pada triwulan IV 2026 sebagai model ekonomi baru.
Program santunan duka bagi keluarga yang mengalami musibah juga terus berjalan sejak 2025 sebagai bagian dari perlindungan sosial masyarakat.
Infrastruktur dan Air Bersih Terus Diperkuat
Melalui program Sarai Berkarya, Pemkab Sabu Raijua terus meningkatkan konektivitas dan akses kebutuhan dasar masyarakat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan