Pada 2025, sebanyak 7 ruas jalan kabupaten direhabilitasi, sedangkan pada 2026 ditargetkan terdapat 4 ruas jalan prioritas yang ditangani.

Di sektor sumber daya air, dua unit embung telah selesai dibangun pada 2025. Rehabilitasi sejumlah embung prioritas juga direncanakan pada 2026.

Pemkab turut memberikan bantuan tandon air dan dinamo serta mendistribusikan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk sektor perumahan, sebanyak 30 unit rumah dibangun melalui program Bedah Rumah Sederhana (BBRS) pada 2025. Tahun ini, program tersebut dilanjutkan melalui tambahan 1.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR, Kemendagri, dan BNPP RI.

Rasio Elektrifikasi Sabu Raijua Meningkat

Di sektor kelistrikan, Pemkab Sabu Raijua berkolaborasi dengan PT PLN melalui hibah lahan untuk pembangunan pembangkit listrik hybrid.

Kolaborasi tersebut turut mendorong peningkatan rasio elektrifikasi dari 76,99 persen menjadi 81,29 persen.

Sementara itu, pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) telah mencapai 1.008 titik pada 2025. Pemerintah menargetkan penambahan 1.000 titik secara bertahap pada 2026.

Selain lima klaster utama tersebut, Pemkab juga menjalankan program Sarai Melayani, Sarai Hijau, dan Sarai Bersih yang mencakup pembenahan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan berwawasan lingkungan.

Sabu Raijua Raih Sejumlah Prestasi

Bupati Krisman juga memaparkan sejumlah capaian yang dinilai membanggakan bagi Kabupaten Sabu Raijua.