Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
So’E, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menunjukkan solidaritas terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan membuka posko bantuan dan donasi.
Aksi kemanusiaan tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Kabupaten TTS, Kapolres TTS, Dandim 1621/TTS, Ketua Pengadilan Negeri SoE, Kepala Rutan SoE, serta DPRD TTS pada 17 Agustus 2026.
Hasil rapat tersebut kemudian diwujudkan melalui pembukaan Posko TTS Peduli Bencana Flores di Tugu Lilin, Kota SoE. Posko mulai beroperasi pada 18 Agustus dan direncanakan berlangsung hingga 25 Agustus 2026.
Posko tersebut menjadi pusat pengumpulan bantuan satu pintu. Masyarakat dapat menyumbangkan berbagai kebutuhan, baik berupa barang maupun uang, yang selanjutnya akan disalurkan kepada warga terdampak gempa di Flores.
Bantuan Awal 5 Ton Beras dan Donasi Rp33,8 Juta
Kloter pertama bantuan mulai dikirim pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WITA. Bantuan tersebut dikoordinasikan dengan BPBD Provinsi NTT untuk selanjutnya diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana di Flores.
Bupati TTS Eduard Markus Lioe mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat terhadap warga Flores yang sedang menghadapi dampak gempa.
“Kita berinisiatif untuk melihat saudara kita yang terdampak. Hasil rapat kilat yang sudah diselenggarakan, setiap institusi berpartisipasi aktif, dan saat ini telah terkumpul bantuan yang siap kita distribusikan saat ini,” ujar Eduard.
Bantuan yang terkumpul terdiri dari beras, mi instan, minyak goreng, pakaian layak pakai, obat-obatan, popok bayi, pembalut, susu, saus tomat, sarden, air mineral dan berbagai kebutuhan lainnya.
Hingga pukul 14.00 WITA, bantuan yang telah terdata antara lain 5 ton beras. Sementara itu, donasi berupa uang tunai dan transfer ke rekening TTS Peduli Bencana Flores telah mencapai Rp33,8 juta. Bantuan lainnya masih dalam proses rekapitulasi.
Kebutuhan Bayi hingga Obat-obatan Ikut Disiapkan
Eduard mengatakan, sejumlah kebutuhan spesifik korban bencana sempat tidak terpikirkan pada tahap awal pengumpulan bantuan. Namun, kebutuhan tersebut kemudian dilengkapi melalui dukungan Bhayangkari Polres TTS dan Persit Candrakirana Kodim 1621/TTS.
Kebutuhan tersebut antara lain popok bayi, pembalut, serta obat-obatan.
“Semua bantuan termonitor, sehingga bantuan ini dapat dipertanggungjawabkan dengan berita acara dan kita akan transparan,” tegas Eduard.
Menurutnya, sistem satu pintu yang diterapkan melalui posko bertujuan memastikan seluruh bantuan dapat dipantau, dikontrol, dan dipertanggungjawabkan sebelum dikirimkan kepada penerima.
Pemkab TTS Siapkan Pengiriman Bantuan Tahap Kedua
Eduard menyebutkan, bantuan yang telah terkumpul akan diserahkan melalui BPBD Provinsi NTT dan selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak di Flores melalui satuan tugas penanganan bencana.
“Hari ini tiga truck yang telah dipersiapkan, kita juga telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT dan tentunya satgas yang terbentuk, agar bantuan ini akan kita serahkan ke BPBD NTT, nanti akan diteruskan ke Flores,” ungkapnya.
Namun, dalam pengiriman awal, sebanyak dua truk telah mengangkut bantuan. Pemerintah Kabupaten TTS berencana mengirimkan bantuan kloter kedua pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Bupati TTS juga mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam aksi solidaritas tersebut dengan menyalurkan bantuan melalui posko yang telah disiapkan.
“Kepada masyarakat Kabupaten TTS, yang peduli terhadap bencana gempa Flores, mari ambil bagian di posko yang ada saat ini,” ajaknya.
Selain bantuan langsung ke posko, masyarakat juga dapat memberikan donasi melalui rekening Bank NTT atas nama TTS Peduli Bencana Flores dengan nomor 2517305197.
Penggalangan bantuan ini menjadi bentuk gotong royong masyarakat TTS untuk membantu saudara-saudara mereka yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, NTT. (rnc26)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan