Karena itu, GMIT mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya mendoakan masyarakat terdampak gempa, tetapi juga mengambil bagian dalam berbagai bentuk dukungan yang dapat membantu proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa masyarakat Flores tidak menghadapi situasi bencana seorang diri. Dukungan dari keluarga besar GMIT dan seluruh umat diharapkan dapat memberikan kekuatan moral bagi masyarakat yang terdampak.

“Kita Ada untuk Saling Menopang”

Pesan GMIT menempatkan solidaritas sebagai salah satu kekuatan penting dalam menghadapi bencana. Di tengah kehilangan dan kondisi sulit, kehadiran sesama melalui doa, kepedulian, maupun bantuan nyata dapat memberikan penguatan bagi para korban.

GMIT juga mengajak jemaat untuk terus mengikuti perkembangan kondisi masyarakat terdampak dan mendukung upaya penanganan yang dilakukan berbagai pihak.

Bagi GMIT, bencana di Flores bukan hanya persoalan masyarakat yang berada di lokasi terdampak, melainkan menjadi keprihatinan bersama seluruh warga NTT.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berlangsung. Doa dan dukungan dari seluruh umat diharapkan menjadi bagian dari kekuatan bagi masyarakat Flores untuk melewati masa sulit akibat gempa bumi.