Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Satu truk air mineral telah dikirim ke Palue, namun persediaan tersebut diperkirakan cepat habis sehingga distribusi lanjutan perlu segera dilakukan.
Jalan dan Jembatan dalam Kondisi Kritis
Kerusakan infrastruktur transportasi juga menjadi perhatian serius.
Salah satunya ruas jalan provinsi di jalur utara yang menghubungkan Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.
Sebelum gempa, ruas tersebut telah menghadapi ancaman akibat bencana hidrometeorologi. Gempa kemudian memperparah kondisi jalan hingga lebar badan jalan yang dapat dilalui disebut hanya tersisa untuk satu kendaraan.
Sejumlah jembatan juga dilaporkan dalam kondisi kritis, termasuk jembatan yang menjadi akses menuju kawasan wisata dan fasilitas pendidikan.
Sejumlah ruas jalan lainnya tertutup longsor. Mobilisasi alat berat menjadi tantangan karena kondisi geografis dan medan yang sempit.
Dinas PUPR Kabupaten Sikka saat ini hanya memiliki dua alat berat, yakni satu excavator dan satu loader. Kedua alat tersebut juga sudah berusia cukup tua sehingga kapasitas penanganan dalam kondisi bencana menjadi terbatas.
Di sejumlah wilayah pesisir, gempa turut memperparah kerusakan akibat abrasi.
Salah satu ruas jalan kabupaten di wilayah pesisir Palue dilaporkan hampir putus. Di sekitar lokasi terdapat fasilitas sekolah dan kantor camat yang terancam apabila abrasi terus berlangsung.
Lebih dari 21 Ribu Warga Mengungsi
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sikka hingga Minggu sore, sebanyak 5.658 kepala keluarga atau 19.737 jiwa mengungsi secara mandiri di 19 kecamatan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan