Menurutnya, kehadiran Menteri PU dan jajaran di NTT juga menjadi bagian dari semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah rangkaian kegiatan kebangsaan di Jakarta, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Kepedulian, gotong royong, dan kehadiran negara menjadi wujud konkret semangat persatuan,” ujarnya.

Momentum kemerdekaan dinilai menjadi pengingat bahwa pembangunan harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan dan pemulihan infrastruktur tetap berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kami akan terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal agar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap dapat berjalan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” kata Apri.

Posko Terpadu Diperkuat

Selain mempercepat perbaikan infrastruktur, pemerintah juga memperkuat koordinasi penanganan bencana melalui jaringan posko terpadu. Sistem tersebut disiapkan agar bantuan dari berbagai daerah dapat dikonsolidasikan dan dikirim ke lokasi terdampak secara lebih cepat serta tepat sasaran.

Posko nasional disiagakan untuk mengonsolidasikan pengiriman logistik dari Jakarta dan sejumlah daerah lainnya melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Selanjutnya, bantuan diteruskan menuju wilayah yang membutuhkan.