Mbay, RakyatNTT.ID – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil), Teguh Setyabudi, mengunjungi Posko Tanggap Bencana di Desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026.

Teguh didampingi Bupati Nagekeo Simplisius Donatus saat meninjau posko pengungsian di Posko Utama Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo.

Dalam kunjungan itu, Dirjen Dukcapil sekaligus membuka pelayanan administrasi kependudukan secara keliling. Layanan ini ditujukan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat gempa.

Puluhan Warga Antre Sejak Pagi

Puluhan warga terdampak gempa tampak telah menunggu sejak pagi di Posko Utama Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo.

Sebagian warga datang untuk mengurus kembali dokumen penting yang hilang maupun rusak saat gempa, di antaranya KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian hingga kartu identitas siswa.

Kepanikan saat gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu membuat sejumlah warga meninggalkan rumah dan mengungsi. Dalam kondisi tersebut, sebagian dokumen kependudukan milik warga turut hilang atau rusak.