Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme harus terus kita jaga sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan konstitusional kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut Krisman, pengelolaan pemerintahan yang bersih tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan pengawasan seluruh pemangku kepentingan.
DPRD dan Pemkab Diminta Perkuat Kolaborasi
Menutup arahannya, Bupati mengajak DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), elemen masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Sabu Raijua.
Dengan evaluasi PAD, percepatan program pro-rakyat, penguatan disiplin anggaran, serta komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, Pemkab Sabu Raijua menargetkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan Kabupaten Sabu Raijua yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan