Kupang, RakyatNTT.ID – Demi memperluas akses pembiayaan sekaligus penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR), lembaga apapun termasuk partai bisa mengundang Bank NTT untuk sosialisasi terkait akad KUR. Demikian penegasan Ketua Fraksi Amanat Sejahtera (Gabungan PAN-PKS) DPRD NTT, Kristoforus Loko, Rabu (12/8/2026).

Kristo Loko menyebut bahwa dari dana KUR yang tersedia sebesar Rp350 miliar, yang sudah direalisasi baru mencapai Rp20 miliar. Untuk itu, Bank NTT sangat membutuhkan banyak media dan wadah untuk menyampaikan sosialisasi terkait KUR kepada para pelaku UMKM. Melalui sosialisasi, diharapkan dana KUR bisa terserap sesuai target.

Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT yang bermitra dengan Bank NTT, Kristo Loko mengaku telah berdiskusi dengan Dirut Bank NTT Charlie Paulus terkait penyaluran KUR. Sebagaimana disampaikan Dirut, Bank NTT menyambut dengan senang hati setiap undangan dari lembaga apapun termasuk partai untuk sosialisasi KUR.

“Bank NTT berharap bahwa para anggota dewan sekaligus pengurus parpol lewat partai masing-masing bisa mengumpulkan para pelaku UMKM dan mengundang Bank NTT untuk beri sosialisasi akad KUR,” sebut Kristo Loko.

“Parpol pun bisa. Jadi kesimpulannya tidak hanya Golkar, karena partai dan wadah lain pun dipersilahkan seluas-luasnya untuk mengundang Bank NTT melakukan sosialisasi terkait akad KUR ini,” tutup mantan Ketua DPRD Ngada itu. (rnc)