Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kerusakan juga terjadi pada akses Pelabuhan Lorens Say Maumere dan SPAM Lembor Selatan. Khusus di Kabupaten Manggarai Barat, tercatat 914 bangunan mengalami kerusakan hingga Minggu dini hari,” ujarnya.
Kerusakan akses transportasi menjadi perhatian dalam masa tanggap darurat karena jalur darat, laut, maupun udara dibutuhkan untuk mempercepat pengiriman bantuan dan menjangkau masyarakat di lokasi yang sulit diakses.
1.875 Personel Gabungan Dikerahkan
Dalam penanganan darurat pascagempa, Polri telah memobilisasi personel tambahan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan.
Sekitar 1.875 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan.
Personel tersebut difokuskan pada pencarian dan penyelamatan korban, evakuasi, distribusi bantuan, pengamanan wilayah, serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.
Selain pengerahan personel, dukungan udara juga disiapkan untuk mempercepat proses penanganan di wilayah yang akses daratnya mengalami gangguan.
Armada helikopter disiapkan dari Bima menuju Labuan Bajo untuk mendukung evakuasi medis serta distribusi bantuan melalui jalur udara maupun laut.
Polri Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak
Polri juga mulai menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan