Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, keberadaan pohon penting untuk memberikan keteduhan sekaligus menjaga lingkungan tetap hijau dan sehat.
“Sekarang musim kemarau, panasnya luar biasa kita rasakan. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk menanam pohon,” ujarnya.
Selain penanaman pohon, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Thobias mengingatkan warga agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Mari kita jaga lingkungan. Kalau ada pembagian anakan pohon dari Dinas Lingkungan Hidup, mari kita manfaatkan dan tanam. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan Sabu Raijua yang hijau dan aman bagi generasi masa depan,” pungkasnya.
Dengan penyaluran 566,31 ton beras kepada 18.877 keluarga, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap bantuan pangan CPP periode Juli-September 2026 dapat berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat volume.
Di sisi lain, ajakan menanam jagung, sorgum, dan pohon menunjukkan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan di Sabu Raijua tidak hanya mengandalkan bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat serta kepedulian terhadap lingkungan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan