Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga mengungkapkan bahwa Fakultas Hukum Undana menjadi pelopor dalam program tersebut dengan mengirimkan tujuh peserta, jumlah terbanyak dibandingkan fakultas lainnya.
Penyusunan Risk Register jadi Kunci Tata Kelola Modern
Dekan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan (FPKP) Undana, Dr. Ir. Agnette Tjendawangi, M.Si, yang turut menjadi peserta, menilai pemahaman mengenai manajemen risiko sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan administrasi di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, setiap program kerja harus diawali dengan identifikasi risiko agar langkah mitigasi dapat disusun secara tepat sejak awal.
Pandangan serupa disampaikan Anggota Tim SAKIP Undana, Santhy Chamdra, SP., M.Si, yang menekankan pentingnya penyusunan risk register pada setiap unit kerja.
“Setiap pelaksanaan program kerja wajib disertai penyusunan risk register yang matang sehingga langkah mitigasi sudah tersedia ketika risiko muncul. Baik risiko operasional maupun keuangan harus dipetakan secara sistematis,” ujarnya.
Perkuat Akuntabilitas dan Cegah Risiko Sejak Dini
Pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan mampu mengubah pola pengelolaan institusi dari yang sebelumnya bersifat reaktif menjadi lebih preventif.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan