Seluruh peserta dipersiapkan mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Manajemen Risiko yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026.

Targetkan 31 Sertifikat Profesi Manajemen Risiko

Melalui program ini, Undana menargetkan seluruh peserta memperoleh sertifikasi profesi sesuai jenjang kompetensinya.

Rinciannya meliputi:

  • 22 peserta mengikuti skema Certified Risk Associate (CRA).
  • 7 peserta mengikuti skema Certified Risk Professional (CRP).
  • 2 peserta mengikuti skema Certified Project Risk Manager (CPRM).

Sertifikasi tersebut diharapkan melahirkan tenaga profesional yang mampu membangun sistem pengelolaan risiko secara terstruktur di setiap unit kerja dan fakultas.

Prof. Chaterina: Manajemen Risiko Harus Menjadi Budaya Organisasi

Ketua SPI Undana, Prof. Dr. Chaterina Agusta Paulus, S.Pi., M.Si., CRA., CRP., CPRM, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pimpinan dan seluruh peserta agar mampu mengintegrasikan manajemen risiko dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Menurutnya, pemetaan risiko secara sistematis akan membantu institusi mengantisipasi berbagai potensi hambatan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Satuan Pengawas Internal Undana telah mengantongi sertifikasi ISO 31000:2018 untuk manajemen risiko. Melalui pelatihan ini kami berharap semakin banyak unit kerja dan fakultas yang siap meraih sertifikasi serupa,” jelas Prof. Chaterina.