London, RakyatNTT.ID – Chelsea kembali mengguncang bursa transfer musim panas 2026 dengan meresmikan kedatangan Morgan Rogers dari Aston Villa.

Penyerang Timnas Inggris itu diboyong dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 117 juta poundsterling atau sekitar Rp2,8 triliun, sekaligus memecahkan rekor sebagai pemain Inggris termahal sepanjang sejarah.

Pengumuman resmi disampaikan Chelsea pada Selasa (21/7/2026) malam waktu setempat. Rogers menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2033 dan akan menjadi bagian dari proyek besar pelatih anyar Xabi Alonso untuk menghadapi musim 2026-2027.

“Saya sangat bersemangat. Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak kecil,” ujar Rogers dalam pernyataan di laman resmi klub.

Ia mengaku tertarik dengan visi Chelsea di bawah kepemimpinan Alonso dan optimistis terhadap masa depan tim.

“Saya sangat antusias dengan proyek bersama pelatih baru, para pemain yang kami miliki, serta arah perjalanan klub. Itulah alasan saya berada di sini dan saya sudah tidak sabar untuk memulainya,” lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut.

Pecahkan Rekor Transfer Pemain Inggris

Transfer Morgan Rogers langsung mencatat sejarah baru di sepak bola Inggris.

Nilai transfer sebesar 117 juta poundsterling melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Elliot Anderson, yang didatangkan Manchester City dari Nottingham Forest dengan nilai 116 juta poundsterling pada awal Juli 2026.

Rogers juga melewati nilai transfer sejumlah pemain Inggris papan atas seperti Jack Grealish dan Declan Rice, menjadikannya pemain Inggris dengan harga termahal sepanjang masa.

Bagi Chelsea, perekrutan ini menjadi bukti keseriusan klub membangun kembali kekuatan skuad setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala.

Bersinar Bersama Aston Villa

Morgan Rogers datang ke Stamford Bridge dengan reputasi sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Premier League.

Selama membela Aston Villa, ia tampil dalam 85 pertandingan Premier League, mencetak 21 gol dan 17 assist.

Perkembangan pesat Rogers terjadi di bawah asuhan Unai Emery. Kemampuannya menggiring bola, kekuatan fisik, kreativitas, serta fleksibilitas bermain di berbagai posisi menjadikannya sosok penting dalam kebangkitan Aston Villa.

Kontribusinya membantu klub asal Birmingham itu finis di empat besar Premier League sekaligus meraih gelar Liga Europa pada musim terakhirnya di Villa Park.

Tertarik dengan Proyek Xabi Alonso

Rogers mengungkapkan bahwa filosofi sepak bola Xabi Alonso menjadi salah satu alasan utama dirinya memilih Chelsea.

Selain itu, ia juga antusias bermain bersama Cole Palmer, sahabat sekaligus rekan setimnya di Timnas Inggris, yang kini menjadi motor serangan The Blues.

Di level internasional, Rogers melakoni debut senior bersama Timnas Inggris pada November 2024. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi pemain reguler The Three Lions dengan koleksi 22 caps, termasuk tampil di Piala Dunia 2026.

Chelsea Bangun Era Baru

Kontrak berdurasi hingga 2033 menunjukkan Chelsea memproyeksikan Morgan Rogers sebagai salah satu pilar utama klub dalam jangka panjang.

Bersama Cole Palmer dan deretan pemain muda berbakat lainnya, Rogers diharapkan menjadi fondasi lini serang Chelsea di era Xabi Alonso.

Transfer bernilai fantastis ini bukan hanya memecahkan rekor pemain Inggris termahal, tetapi juga menjadi sinyal kuat ambisi The Blues untuk kembali bersaing memperebutkan gelar di Inggris maupun Eropa pada musim-musim mendatang. (*/rnc)