Kupang, RakyatNTT.ID – Tim Taekwondo Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan membawa pulang dua medali emas dan satu medali perunggu.

Kejuaraan yang digelar di Indoor Stadium Tangerang pada 9–12 Juli 2026 tersebut mempertemukan atlet-atlet terbaik dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia dan TNI di berbagai kelas pertandingan.

Lima Atlet Wakili Polda NTT

Pada ajang bergengsi tersebut, Polda NTT mengirimkan lima atlet terbaik yang terdiri atas dua atlet putra dan tiga atlet putri (Polwan). Seluruh atlet bertanding di bawah arahan Pelatih Kepala AKP Yance Yauri Kadiaman yang didampingi pelatih Briptu Paskalis Sabon.

Kerja keras tim mulai membuahkan hasil sejak hari kedua pertandingan ketika Bripda Igor Tong berhasil mempersembahkan medali perunggu pada kelas Under 68 kilogram kategori TNI–Polri.

Sebelum melangkah ke semifinal, Igor tampil meyakinkan dengan menumbangkan atlet dari Polda Riau dan Polda Sulawesi Tenggara. Namun perjuangannya terhenti setelah dikalahkan atlet Polda Jawa Barat, Wibawa Ferdiansya, sehingga harus puas dengan raihan medali perunggu.

Dua Medali Emas di Hari Penutupan

Prestasi kontingen Polda NTT semakin lengkap pada hari terakhir kejuaraan.

Dua atlet sukses naik podium tertinggi setelah tampil dominan di kelas masing-masing. Bripda Davinson Latuparisa meraih medali emas di kelas Under 68 kilogram, sementara Bripda Michela Kamengasa menjadi juara pada kelas Under 62 kilogram.

Dengan tambahan dua medali emas tersebut, Tim Taekwondo Polda NTT menutup Kejurnas Kapolri Cup VII 2026 dengan koleksi tiga medali dari lima atlet yang diturunkan.

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet melalui latihan yang disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi.

Kabid Humas Polda NTT Apresiasi Perjuangan Atlet

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih atas prestasi yang berhasil mengharumkan nama Polda NTT di tingkat nasional.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Polda NTT. Keberhasilan para atlet menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga melalui disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda NTT untuk terus mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang olahraga maupun pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Modal Berharga Hadapi Kejuaraan Berikutnya

Pelatih Kepala Tim Taekwondo Polda NTT, AKP Yance Kadiaman, menilai raihan tiga medali dari lima atlet menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang.

Menurutnya, prestasi tersebut akan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan teknik bertanding, menjaga kondisi fisik, dan memperkuat mental sebagai anggota Polri.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berjuang meningkatkan kemampuan, menjaga kondisi fisik, serta mengasah keterampilan bertanding. Dengan fisik yang prima dan kemampuan yang terus meningkat, tentu akan memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan kedisiplinan yang tinggi,” kata AKP Yance Kadiaman.

Dorong Pembinaan Olahraga Prestasi di Lingkungan Polri

Keberhasilan Tim Taekwondo Polda NTT di Kejurnas Kapolri Cup VII 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polri.

Selain melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional, pembinaan olahraga juga dinilai menjadi sarana membentuk karakter, meningkatkan disiplin, memperkuat mental, dan membangun ketangguhan personel dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat. (*/rnc)