Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, memimpin Apel Kesadaran Lingkup Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati, Jumat (17/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan sejumlah agenda prioritas yang harus segera ditindaklanjuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), percepatan pelaporan realisasi anggaran, hingga pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Apel dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, pejabat administrator, pengawas dan fungsional, jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sabu Raijua, para pembina gugus depan, pelatih, pendamping, orang tua, serta peserta Kontingen Jambore Pramuka.
Dalam amanatnya, Thobias Uly meminta seluruh OPD yang belum menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK agar segera menuntaskannya, baik yang berkaitan dengan aspek keuangan, administrasi, maupun pengelolaan aset daerah.
Menurutnya, penyelesaian rekomendasi tersebut menjadi indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
OPD Diminta Tepat Waktu Sampaikan Laporan RKPD dan Realisasi Anggaran
Selain penyelesaian rekomendasi BPK, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar disiplin dalam menyampaikan Laporan Realisasi Anggaran serta Evaluasi RKPD Tahun Anggaran 2026 kepada Bagian Pembangunan dan Perekonomian.
Laporan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memantau perkembangan serapan anggaran serta pelaksanaan program pembangunan di setiap OPD.
Ia juga meminta para kepala OPD segera menugaskan operator atau admin untuk menginput laporan Evaluasi Pelaksanaan RKPD Triwulan I dan II melalui aplikasi E-Dalev SIPD-RI, sehingga proses evaluasi dapat berjalan tepat waktu.
Percepat Pencairan TPP ASN Januari-Juni 2026
Dalam arahannya, Thobias Uly turut menyoroti pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang hingga kini masih belum tuntas di sejumlah OPD.
Ia meminta perangkat daerah yang belum memproses pencairan TPP periode Januari hingga Juni 2026 segera menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi agar hak para aparatur sipil negara dapat diterima tanpa penundaan.
Lepas Kontingen Jambore Pramuka Sabu Raijua
Momentum Apel Kesadaran juga dirangkaikan dengan pelepasan resmi Kontingen Jambore Pramuka Kwartir Cabang Sabu Raijua yang akan mengikuti kegiatan jambore.
Dalam pesannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa jambore bukan sekadar ajang perkemahan, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda melalui pengembangan kemampuan bertahan hidup (survival skill), kerja sama tim, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, kemandirian, serta kecakapan hidup (life skill).
Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga disiplin, menaati arahan panitia, pembina, dan pelatih, serta menjaga kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kalian membawa nama baik Kabupaten Sabu Raijua. Tunjukkan sikap disiplin, semangat kebersamaan, dan raih prestasi yang membanggakan,” pesannya.
Kepada para pembina dan pelatih pendamping, Thobias Uly meminta agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keamanan peserta, menjaga ketertiban, serta memastikan kebutuhan makanan dan minuman terpenuhi agar seluruh peserta tetap sehat selama mengikuti jambore.
Tujuh ASN Purnabakti Terima SK Pensiun dan Bantuan Modal Usaha
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Selain menerima SK pensiun, masing-masing ASN memperoleh bantuan modal usaha dari KORPRI sebesar Rp5 juta, serta uang pemulangan dari Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua sebesar Rp20 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para purnabakti untuk memasuki masa pensiun secara lebih mandiri dan produktif.
Simbol Pelepasan Kontingen
Apel Kesadaran ditutup dengan penyerahan Bendera Kontingen Jambore Pramuka dari Wakil Bupati kepada pimpinan kontingen sebagai simbol pelepasan resmi.
Mengakhiri amanatnya, Thobias Uly kembali mengajak seluruh peserta jambore untuk menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan kepemudaan dan kepramukaan. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan