Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi kepada perusahaan jasa transportasi Maxim yang berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadirkan Maxim Quiz English Competition, kompetisi akademik yang mendorong peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, saat membuka Maxim Quiz English Competition di Center of Excellence Hall, SMK Negeri 3 Kupang, Jumat (24/7/2026).

Menurut Ambrosius, penyelenggaraan kompetisi tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun sinergi bersama dunia usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.

Bahasa Inggris jadi Bekal Penting Lulusan SMK

Ambrosius menilai, pemilihan bahasa Inggris sebagai tema utama kompetisi menjadi langkah strategis di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Ia menegaskan, saat ini perusahaan tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, termasuk penguasaan bahasa Inggris.

“Ini memberikan pesan bahwa jika siswa SMK tidak terampil dengan bahasa Inggris maka anda belum bisa mendapatkan kesempatan kerja yang lebih luas,” ujar Ambrosius.

Menurutnya, bahasa Inggris kini menjadi salah satu jembatan komunikasi global yang membuka akses terhadap berbagai peluang kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Bahasa Inggris menjadi salah satu jembatan penghubung setiap manusia di generasi saat ini dan ke depannya untuk bisa menjemput peluang kerja yang lebih luas, maju, dan berkembang. Jadi menarik untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Maxim ini,” katanya.

Kolaborasi Maxim Sejalan dengan Program Pemprov NTT

Ambrosius menegaskan, kepedulian Maxim terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi sejalan dengan target Pemerintah Provinsi NTT dalam mencetak lulusan SMK yang unggul dan siap memasuki dunia kerja.

Menurutnya, terdapat sejumlah kompetensi utama yang harus dimiliki lulusan SMK, mulai dari karakter yang jujur, disiplin, memiliki etos kerja tinggi, hingga kemampuan akademik yang mampu menjawab kebutuhan industri.

Selain itu, lulusan SMK juga dituntut memiliki keterampilan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, serta keberanian untuk bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka.

Dunia Usaha Berperan Cetak SDM Berkualitas

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti yang dilakukan Maxim menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT.

Melalui kegiatan seperti Maxim Quiz English Competition, siswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

“Karena adik-adik berada di pendidikan vokasi ini, maka tentu saja membutuhkan keterampilan dan kompetensi,” pungkas Ambrosius.

Pemerintah Provinsi NTT berharap sinergi dengan dunia usaha terus diperkuat sehingga semakin banyak program pengembangan kompetensi yang mampu meningkatkan daya saing lulusan SMK serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul di Nusa Tenggara Timur. (rnc04)