Melalui kegiatan seperti Maxim Quiz English Competition, siswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

“Karena adik-adik berada di pendidikan vokasi ini, maka tentu saja membutuhkan keterampilan dan kompetensi,” pungkas Ambrosius.

Pemerintah Provinsi NTT berharap sinergi dengan dunia usaha terus diperkuat sehingga semakin banyak program pengembangan kompetensi yang mampu meningkatkan daya saing lulusan SMK serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul di Nusa Tenggara Timur. (rnc04)