Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seluruh peserta kemudian menyelesaikan perlombaan di garis finis yang berada di kawasan Kantor Bupati TTS.
Meski kegiatan berlangsung lancar hingga selesai, panitia mencatat adanya insiden di garis start kategori SD.
Antusiasme peserta yang sangat tinggi menyebabkan beberapa siswa saling bertabrakan dan terdorong sesaat setelah perlombaan dimulai. Bahkan beberapa peserta sempat terjatuh dan mengalami luka ringan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Apris Adrian Manafe memastikan seluruh kejadian akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan lomba berikutnya.
“Kami akan evaluasi bersama terkait kegiatan hari ini dan menjadi catatan bagi kami dalam menyiapkan skema lomba yang lebih baik serta lebih ramah anak ke depannya,” tegasnya.
Piala Bupati II Mulai Dipertimbangkan
Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS mulai mempertimbangkan penyelenggaraan Lomba Lari Piala Bupati II pada tahun mendatang.
Selain itu, panitia juga membuka peluang menghadirkan kegiatan fun run yang melibatkan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya membudayakan olahraga lari di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Keberlanjutan event ini diharapkan mampu menjadi program pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan, sehingga TTS kembali melahirkan pelari-pelari berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (rnc26)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan