Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Apris mengakui bahwa Kabupaten TTS selama bertahun-tahun dikenal sebagai daerah penghasil pelari berprestasi. Namun, dalam satu dekade terakhir prestasi tersebut mulai meredup sehingga diperlukan upaya pembinaan sejak usia dini.
Ia berharap lomba ini menjadi awal lahirnya generasi baru atlet lari asal TTS yang mampu kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kita berharap setelah dari sini anak-anak terus berlatih karena kita percaya anak-anak TTS memiliki bakat alami dalam kemampuan berlari,” katanya.
Total Hadiah Rp30 Juta
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp30 juta bagi para juara pada empat kategori yang diperlombakan, yakni SD putra, SD putri, SMP putra, dan SMP putri.
Pendanaan hadiah berasal dari biaya pendaftaran peserta serta dukungan sponsor dari Bank BRI dan Bank NTT.
Selain menjadi ajang pembinaan atlet, penyelenggaraan lomba juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran ribuan peserta beserta orang tua dan pendamping dari berbagai kecamatan di Kabupaten TTS meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari sektor transportasi, kuliner, hingga usaha kecil lainnya.
Dibuka Langsung Bupati TTS
Lomba Lari Piala Bupati TTS 2026 dibuka langsung oleh Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan