Kefamenanu, RakyatNTT.ID – Pendaratan perdana pesawat di Bandara Jack Ukat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (15/7/2026), menjadi momen bersejarah yang menandai babak baru pembangunan sektor transportasi dan konektivitas wilayah di kawasan perbatasan Nusa Tenggara Timur.

Pesawat Kefa Air sukses mendarat dengan aman dalam penerbangan uji coba yang disaksikan langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan yang sempat muncul selama proses pembangunan bandara.

Bupati Falent: Keraguan Dijawab dengan Fakta

Dalam sambutannya, Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pendaratan perdana pesawat di Bandara Jack Ukat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pilot dan seluruh kru Kefa Air yang berhasil melaksanakan pendaratan dengan aman dan lancar.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa pembangunan di Kabupaten TTU terus bergerak maju.

“Hari ini kita menjawab semua keraguan itu bukan dengan kata-kata, tetapi dengan fakta. Kita menjawabnya dengan deru roda pesawat yang menyentuh landasan Bandara Jack Ukat,” tegas Bupati Falent.

Ia menilai pembangunan bandara merupakan investasi strategis jangka panjang yang akan memperkuat konektivitas, mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas.

Bandara Jack Ukat Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi TTU

Bupati Falent menegaskan, kehadiran Bandara Jack Ukat diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Timor Tengah Utara.

Bandara tersebut dirancang untuk mempercepat distribusi hasil pertanian, peternakan, serta produk UMKM ke pasar yang lebih luas, sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi wilayah perbatasan.

Selain itu, keberadaan transportasi udara diyakini akan meningkatkan daya tarik investasi serta mempercepat perkembangan sektor perdagangan dan pariwisata.

“Kita ingin produk pertanian, peternakan, dan UMKM kita menjangkau pasar yang lebih luas. Kita ingin wisatawan datang mengenal budaya kita dan membawa cerita baik tentang Timor Tengah Utara,” ujarnya.

Bupati berharap Bandara Jack Ukat segera melayani penerbangan reguler sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Minta Seluruh OPD Bergerak Lebih Cepat

Momentum bersejarah tersebut juga dimanfaatkan Bupati Falent untuk mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bekerja secara biasa-biasa saja.

Ia meminta setiap perangkat daerah mempercepat program pembangunan lintas sektor agar keberadaan bandara memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Menurutnya, diperlukan koordinasi yang kuat, inovasi, dan pola pikir kreatif dalam mengoptimalkan peluang yang hadir melalui Bandara Jack Ukat.

“Timor Tengah Utara sedang bergerak. Harus ada percepatan, harus ada inovasi, serta harus ada cara berpikir yang melampaui rutinitas dan out of the box,” tegasnya.

Bupati menilai keberhasilan pembangunan bandara hanya akan memberikan dampak besar apabila seluruh sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, hingga pariwisata, bergerak secara bersamaan.

Pelaku Usaha dan Generasi Muda Diminta Bersiap

Bupati Falent juga mengajak pelaku usaha dan generasi muda TTU untuk memanfaatkan peluang baru yang akan terbuka seiring hadirnya transportasi udara.

Ia meminta pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran agar mampu bersaing ketika penerbangan reguler mulai beroperasi.

Sementara itu, generasi muda didorong untuk meningkatkan kompetensi agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan daerah.

“Siapkan diri kalian. Tingkatkan kompetensi. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton ketika perubahan besar sedang terjadi di depan mata kita,” pesannya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaat ekonomi dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat.

Keberhasilan Berkat Kolaborasi Semua Pihak

Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo menegaskan bahwa keberhasilan uji coba pendaratan perdana pesawat merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten TTU, otoritas penerbangan, operator pesawat, hingga masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan Bandara Jack Ukat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan uji coba.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kolaborasi demi mewujudkan TTU sebagai daerah yang semakin maju dan kompetitif.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik dari keraguan menjadi keyakinan, dari keterbatasan menjadi peluang, dan dari daerah yang dianggap pinggiran menjadi daerah yang diperhitungkan,” pungkasnya.

Keberhasilan pendaratan perdana pesawat di Bandara Jack Ukat menjadi simbol optimisme baru bagi Timor Tengah Utara. Pemerintah berharap keberadaan bandara tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (rnc)