Meski kecewa, Kane menilai perkembangan tim di bawah Thomas Tuchel tetap terlihat positif. Menurutnya, Inggris hanya belum menemukan faktor penentu yang mampu membawa mereka menjadi juara.

“Kami menjalani banyak momen bagus di turnamen ini, memainkan banyak pertandingan yang bagus, dan kembali mencapai semifinal. Kami selalu mengatakan sudah sangat dekat, tetapi masih ada satu kepingan yang hilang di fase-fase akhir turnamen,” ujar Kane.

Harry Kane Bela Keputusan Thomas Tuchel

Thomas Tuchel sempat mengubah pendekatan permainan pada 25 menit terakhir pertandingan dengan beralih ke formasi 5-4-1. Ia memasukkan Dan Burn dan Nico O’Reilly untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus mempertahankan keunggulan tipis.

Namun, perubahan tersebut justru membuat Argentina semakin leluasa menguasai permainan hingga akhirnya mencetak dua gol kemenangan.

Meski demikian, Kane menolak menyalahkan keputusan pelatih asal Jerman tersebut. Ia menilai kekalahan lebih disebabkan oleh meningkatnya tekanan yang diberikan Argentina sepanjang babak kedua.

“Kami kesulitan memberikan tekanan kepada pemain yang menguasai bola. Padahal, terutama pada babak pertama dan awal babak kedua, kami mampu menekan mereka dengan baik, merebut bola di area atas lapangan, dan mengendalikan permainan,” jelas Kane.