Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Sidang Sinode ini bukan sekadar agenda organisasi gereja. Lebih dari itu, ini adalah momentum rohani untuk mengevaluasi pelayanan, merumuskan langkah ke depan, serta memantapkan peran gereja di tengah jemaat dan masyarakat,” ujar Melki.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Gereja Kristen Sumba yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.
Gereja dan Pemerintah Harus Berjalan Bersama
Menurut Gubernur, gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia di NTT. Karena itu, sinergi kedua pihak perlu terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan.
“Gereja dan pemerintah memiliki medan pelayanan yang sama, yaitu bumi NTT dan masyarakat yang hidup di dalamnya. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri membangun daerah ini. Gereja pun tidak dapat bekerja sendiri menjawab kompleksitas persoalan masyarakat. Karena itu, kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.
Melki juga mengajak masyarakat Sumba menjadi pelaku utama pembangunan dengan mengoptimalkan potensi daerah di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, pariwisata, serta budaya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan