Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut penyidik, korban diduga mengalami kekerasan seksual saat keluar rumah ketika kerabatnya sedang bekerja. Selain itu, terdapat dugaan pelaku juga mendatangi rumah saat korban sendirian.
Dalam keterangannya, korban menyebut terdapat tujuh nama yang diduga terlibat. Namun hingga kini penyidik baru memeriksa satu orang yang sebelumnya sempat terlihat warga bersama korban di kawasan hutan.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, seorang pria yang diduga berprofesi sebagai pemulung sempat memberi isyarat kepada korban untuk mengikutinya ke hutan.
“Saat itu ada satu warga yang memberi bahasa isyarat memanggil dan seolah-olah mengajak korban. Korban ikut ke hutan dan saat itu dilihat warga. Namun mereka sedang berdiri berhadapan,” jelasnya.
Saat diperiksa, pria tersebut membantah melakukan perbuatan sebagaimana dituduhkan. Ia mengaku korban mengikuti dirinya karena meminta uang.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan korban yang diterjemahkan oleh kerabatnya, terdapat lebih dari satu orang yang diduga menjadi pelaku.
“Sesuai pengakuan korban dalam bahasa yang diterjemahkan kerabatnya, korban mengaku ada beberapa terduga pelaku. Kami masih mengintensifkan penyelidikan,” kata Kapolsek.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan