Selain itu, BNPB berkomitmen menyalurkan bantuan berupa mobil tangki air, perahu bermotor untuk wilayah kepulauan, tambahan kendaraan operasional penanggulangan bencana, serta logistik darurat seperti tenda keluarga dan perlengkapan kebencanaan lainnya.

“NTT bukan daerah yang jauh bagi kami, tetapi sangat dekat. Kami memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat NTT dan akan terus memberikan dukungan,” kata Suharyanto.

Ia juga memastikan BNPB akan terus mengawal berbagai kebutuhan NTT, termasuk berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain apabila usulan berada di luar kewenangan BNPB.

Bagi masyarakat NTT, komitmen tersebut menjadi harapan baru untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, membuka kembali akses transportasi yang selama ini terhambat, memperluas akses air bersih di daerah rawan kekeringan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang. (*/rnc)