Dalam pertemuan tersebut, staf kecamatan juga melaporkan kendala terkait aplikasi rekomendasi BBM dari Dinas Pertanian yang belum siap digunakan sehingga berdampak pada persiapan musim tanam kedua di Wanukaka.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati meminta agar persoalan tersebut segera dikoordinasikan dan diselesaikan oleh dinas terkait.

Pariwisata Sumbang 40 Persen PAD

Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat, Semuel Dato Mesa, menjelaskan bahwa sektor pariwisata, termasuk event budaya Pasola, memiliki kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, sekitar 40 persen PAD Kabupaten Sumba Barat berasal dari sektor pariwisata.

Meski demikian, promosi Pasola masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait sosialisasi dan aspek keamanan selama pelaksanaan kegiatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan penyediaan kuda untuk kebutuhan Pasola belum dapat direalisasikan karena keterbatasan penyedia yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar Pasola dapat berlangsung aman, nyaman, dan layak menjadi tontonan wisata yang berkualitas,” katanya.

Semuel juga mendorong integrasi sektor pertanian dan pariwisata agar kebutuhan pangan hotel serta akomodasi wisata dapat dipenuhi oleh petani lokal.

Tinjau Investasi Resort dan Beach Club Senilai Rp50 Miliar

Usai pertemuan, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Resort dan Beach Club Oasis di Wanukaka.