Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Secara year-to-date (YTD), rupiah tercatat melemah sekitar 7,44 persen. Namun demikian, BI menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat, terutama ditopang oleh posisi cadangan devisa yang memadai.
“Secara umum, pelemahan rupiah masih sejalan dengan regional. Cadangan devisa tetap terjaga di level USD146,2 miliar pada akhir April 2026,” ujar Destry.
Dengan cadangan devisa yang kuat dan berbagai langkah stabilisasi yang telah disiapkan, Bank Indonesia optimistis volatilitas nilai tukar dapat tetap terkendali serta tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional maupun aktivitas ekonomi domestik. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan