Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bupati menegaskan festival tersebut akan terus dilaksanakan sebagai salah satu ikon pariwisata Belu. Namun, ia berharap masyarakat mampu mengelolanya secara mandiri di masa mendatang.
“Festival Fulan Fehan pasti akan terus berlanjut. Saya berharap suatu saat nanti, menjelang akhir masa jabatan saya, masyarakat Belu sudah mampu mengelola festival ini secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada bantuan eksternal,” tegasnya.
Menurut Willy, seluruh ilmu, pengalaman, serta sistem pengelolaan yang dibangun bersama ISI Surakarta harus menjadi bekal agar masyarakat Belu mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dalam mengembangkan sektor seni, budaya, dan pariwisata.
Kehadiran Timor Leste Perkuat Harapan Kolaborasi Regional
Kehadiran Menteri Pariwisata Timor Leste dalam penandatanganan MoU menjadi sinyal positif terhadap peluang kerja sama budaya lintas negara.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Belu, ISI Surakarta, dan Pemerintah Timor Leste diharapkan mampu mempercepat promosi budaya kawasan perbatasan sekaligus membuka jalan bagi Tari Likurai untuk dikenal lebih luas di tingkat internasional. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan