Kalabahi, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor bergerak cepat menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil pembahasan bersama DPRD Kabupaten Alor sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si, saat memimpin rapat koordinasi bersama para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, dan seluruh pimpinan OPD di Aula Nusantara Lantai I Kantor Bupati Alor, Senin (29/6/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Alor dan DPRD Kabupaten Alor yang berlangsung pada 27 Juni 2026.

Berbagai rekomendasi, masukan, dan catatan strategis yang dihasilkan menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan publik.

Sekda Minta OPD Bergerak Cepat dan Responsif

Dalam arahannya, Melkisedek Bely menegaskan bahwa seluruh OPD harus segera menerjemahkan hasil pembahasan bersama DPRD ke dalam langkah-langkah nyata sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Menurutnya, rekomendasi DPRD tidak boleh berhenti sebagai bahan evaluasi, tetapi harus diwujudkan dalam program dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Setiap OPD harus mampu bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi perhatian DPRD harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan di seluruh sektor,” tegas Sekda.

Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan disiplin kerja, efektivitas pelaksanaan program, serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah guna mendukung terciptanya pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Pelayanan RSUD Kalabahi jadi Prioritas

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi adalah peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kalabahi.

Sekda meminta manajemen rumah sakit segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penataan area parkir, pengelolaan kebersihan lingkungan, penyediaan fasilitas pembuangan sampah yang memadai, penataan ruang tunggu, hingga peningkatan kenyamanan bagi pasien dan keluarga.

Selain itu, pengelolaan tenaga medis paruh waktu juga diminta dievaluasi agar pelayanan kesehatan berlangsung lebih profesional, tertib, dan optimal.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus menjawab berbagai masukan yang disampaikan DPRD.

Penataan ASN Harus Berdasarkan Kompetensi

Selain sektor kesehatan, penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) turut menjadi fokus pembahasan.

Sekda menegaskan bahwa penempatan ASN harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip profesionalisme, kompetensi, serta kebutuhan organisasi.

Ia juga mendorong evaluasi terhadap ASN yang telah bertugas terlalu lama pada satu perangkat daerah tanpa penyegaran melalui mekanisme mutasi.

Menurutnya, rotasi dan penataan ASN menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang lebih dinamis, adaptif, dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Kebersihan Kota dan Sinergi OPD Diperkuat

Dalam rapat tersebut, sektor kebersihan lingkungan juga mendapat perhatian serius.

Dinas teknis diminta meningkatkan efektivitas pengelolaan persampahan dan kebersihan kota agar wajah ibu kota Kabupaten Alor semakin bersih, sehat, nyaman, dan tertata.

Sekda juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh capaian masing-masing perangkat daerah, tetapi juga oleh sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

OPD Siap Jalankan Rekomendasi DPRD

Rapat koordinasi yang dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Alor, Syafyuddin I. A. Djawa, SH, berlangsung secara dialogis dan konstruktif.

Seluruh pimpinan OPD diberi kesempatan memaparkan perkembangan pelaksanaan program, kendala yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah percepatan yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut atas rekomendasi DPRD.

Di akhir pertemuan, seluruh perangkat daerah menyatakan komitmennya untuk mempercepat implementasi berbagai rekomendasi melalui penguatan koordinasi, peningkatan disiplin aparatur, percepatan penyelesaian program prioritas, serta optimalisasi pelayanan publik.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Alor kembali menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Percepatan tindak lanjut hasil pembahasan bersama DPRD diharapkan mampu meningkatkan kinerja perangkat daerah sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Alor. (rnc)