Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Dalam program kehamilan, perhatian sering kali lebih banyak tertuju kepada perempuan. Padahal, faktor kesuburan pria memiliki peran yang sama pentingnya dalam menentukan keberhasilan pasangan untuk mendapatkan keturunan.
Masih banyak pasangan yang menganggap masalah kesuburan hanya berkaitan dengan istri. Anggapan tersebut membuat sebagian suami merasa malu atau gengsi untuk menjalani pemeriksaan medis, meski program kehamilan belum membuahkan hasil.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus influencer kesehatan, dr Fajar Alam, menegaskan bahwa pemeriksaan kesuburan seharusnya dilakukan oleh kedua pasangan secara adil.
Hal tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya yang dikutip pada Sabtu (20/6/2026).
Kapan Suami Harus Memeriksa Kesuburan?
Menurut dr Fajar Alam, pemeriksaan kesuburan pada pria perlu dilakukan apabila pasangan sudah menikah selama satu tahun, rutin melakukan hubungan intim tanpa menggunakan alat kontrasepsi, namun belum juga memperoleh kehamilan.
“Kapan suami wajib diperiksa kesuburannya? Jangan hanya periksa istri saja. Suami juga harus diperiksa kesuburannya apabila sudah satu tahun menikah, tapi belum juga hamil. Tanpa KB, tapi juga belum hamil,” kata dr Fajar Alam.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan