Bahkan, keduanya sempat bernyanyi bersama sebagai bentuk penghormatan kepada Franky Sahilatua yang dikenal melalui karya-karya bertema kemanusiaan, kehidupan sosial, dan kebangsaan.

Menurut Melki Laka Lena, kedekatannya dengan Iwan Fals berawal dari hubungan persahabatannya dengan Franky Sahilatua sejak awal tahun 2000-an.

“Sebelum mengenal Bang Iwan, saya lebih dulu mengenal almarhum Franky Sahilatua. Dari beliau saya belajar bahwa seorang pemimpin harus memahami seni dan budaya karena para seniman sering kali memberi pengaruh besar bagi masyarakat tanpa harus terjun langsung ke dunia politik,” ujar Melki.

Lagu Iwan Fals Dinilai Penuh Pesan Sosial

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT menyampaikan apresiasi atas kontribusi Iwan Fals yang selama puluhan tahun mewarnai dunia musik Indonesia.

Menurutnya, lagu-lagu karya Iwan Fals bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media kritik sosial dan penyampai pesan kemanusiaan yang relevan hingga saat ini.

“Kehadiran Bang Iwan di NTT merupakan kebanggaan bagi masyarakat kami. Lagu-lagunya seperti Bento, Bongkar, dan Surat Buat Wakil Rakyat telah menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang Indonesia,” kata Melki.

Ia menilai pesan-pesan dalam lagu tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi para pemangku kepentingan agar terus bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.

Iwan Fals Kagumi Alam dan Budaya NTT

Sementara itu, Iwan Fals mengaku selalu menikmati kesempatan bertemu masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur.