Ia juga meminta Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten dan kota segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil TKA 2026.

“Kami meminta dalam koordinasi bersama Bapak Gubernur, Dinas Pendidikan, serta pemerintah kabupaten dan kota agar segera mengevaluasi hasil TKA kita secara menyeluruh,” katanya.

Menurut Winston, pemerintah daerah tidak perlu merasa malu dengan hasil yang ada. Justru, capaian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kelemahan yang selama ini terjadi.

“Karena itu, hasil TKA ini harus menjadi titik balik untuk melakukan pembinaan yang lebih serius dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” tambahnya.

Peningkatan Kualitas Guru jadi Prioritas

Selain pembangunan sarana dan prasarana sekolah, Winston menilai peningkatan kualitas guru harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Selama ini, perhatian pemerintah dinilai lebih banyak tertuju pada pembangunan fisik sekolah. Padahal, pendidikan dan pelatihan (diklat) maupun bimbingan teknis bagi guru mata pelajaran sangat penting agar para pendidik dapat terus memperbarui pengetahuan dan metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Pengetahuan guru itu perlu terus diisi. Guru bukan manusia yang maha tahu, mereka harus terus belajar dan memperbarui kemampuan. Namun, anggaran untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas guru masih sangat kecil,” ungkapnya.