Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Belu berharap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, industri tenun, hingga usaha mikro masyarakat dapat berkembang lebih pesat.

Pemerintah Kabupaten Belu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival, mulai dari TNI, Polri, sponsor, komunitas budaya, pelaku seni, masyarakat, hingga panitia pelaksana.

Dengan mengusung tema “Dance for Friendship”, Festival Fulan Fehan IV diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persahabatan Indonesia dan Timor Leste, memperkuat identitas budaya masyarakat perbatasan, serta memperkenalkan Belu sebagai beranda terdepan Indonesia yang kaya budaya dan penuh persaudaraan.

Dari Fulan Fehan, masyarakat diajak untuk menari bersama dalam semangat persahabatan, merayakan keberagaman, dan membangun masa depan yang harmonis di kawasan perbatasan. (*/rnc)