Seba, RakyatNTT.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sabu Raijua dengan agenda Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Kamis (7/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Aninda Maharani Alboneh, dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum, para anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta para camat se-Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Thobias Uly menegaskan bahwa rapat paripurna tersebut menjadi momentum penting dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan.

“Agenda rapat kali ini merupakan bagian dari mekanisme checks and balances yang sangat penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Agenda utama rapat paripurna tersebut yakni penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terkait catatan dan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sabu Raijua Tahun Anggaran 2025.

Pemda Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Thobias Uly menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Pansus, yang telah melakukan pembahasan secara cermat, kritis, dan konstruktif.

Ia menilai berbagai catatan, masukan, koreksi, serta rekomendasi yang diberikan DPRD merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Menurutnya, rekomendasi DPRD tidak hanya dipandang sebagai dokumen formal hasil evaluasi, melainkan instrumen strategis untuk memperbaiki kebijakan pembangunan daerah ke depan.

“Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan program, pengelolaan anggaran, pelayanan publik, serta optimalisasi pencapaian target pembangunan daerah,” tegasnya.

Tantangan Pembangunan Tahun 2025

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa tahun 2025 memberikan banyak pelajaran berharga bagi pemerintah daerah.

Di tengah keterbatasan fiskal, meningkatnya kebutuhan pembangunan, serta tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan roda pemerintahan secara efektif dengan mengedepankan efisiensi, kolaborasi, dan inovasi.

Ia mengakui sejumlah capaian pembangunan patut disyukuri, namun masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kerakyatan, hingga percepatan pelayanan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Ajak DPRD dan OPD Perkuat Sinergi

Memasuki Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Thobias Uly mengajak seluruh elemen penyelenggara pemerintahan daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Menurutnya, Pemerintah Daerah dan DPRD harus berjalan beriringan dalam semangat kemitraan yang sehat, produktif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam proses pembahasan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dimaknai sebagai energi positif dalam menghasilkan keputusan terbaik bagi daerah.

Secara khusus, Wakil Bupati meminta seluruh perangkat daerah menjadikan rekomendasi DPRD sebagai pijakan untuk bekerja lebih terukur, responsif, dan inovatif agar setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Thobias Uly menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga demi mewujudkan Sabu Raijua yang bangkit, maju, sejahtera, dan mandiri. (*/rs1)