Sementara itu, Wakil Bupati Sabu Raijua menegaskan bahwa daerahnya masih masuk kategori 3T sehingga membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat.

Ia menyoroti dampak efisiensi anggaran dan pemotongan Dana Transfer ke Daerah yang cukup memengaruhi pembangunan serta pelayanan publik pasca pelantikan kepala daerah.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, daerah tersebut berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting.

Iklan

DPD RI Siap Perjuangkan Aspirasi Sabu Raijua

Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan pemerintah daerah, Hilda Manafe menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi Kabupaten Sabu Raijua di tingkat pusat, terutama terkait Dana Transfer ke Daerah dan perhatian bagi wilayah 3T.

“Saya mendengar langsung kondisi yang dihadapi Sabu Raijua. Semua masukan dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh OPD akan saya tampung. Saya berkomitmen untuk memperjuangkannya seoptimal mungkin di Pusat, karena Sabu Raijua tidak boleh berjuang sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting di tengah keterbatasan anggaran daerah.